Resep Kimchi Sawi Putih ala Yano Shiho – Praktis Tanpa Bubur Beras Ketan dengan Jus Apel dan Doenjang

Kimchi sawi putih ala Yano Shiho adalah resep praktis dari Yano Shiho yang menggunakan 1/2 buah sawi putih napa, sekitar 1 kg, yang diasinkan selama minimal 1 jam 30 menit. Setelah itu, sawi dibumbui tanpa bubur beras ketan dengan 3 sdm doenjang dan 200 ml jus apel.

Perpaduan gochugaru, saus ikan teri, bawang putih cincang, jahe, dan doenjang memberikan rasa gurih dan umami yang dalam, sedangkan jus apel menambahkan rasa manis lembut serta aroma yang segar. Setelah sawi yang sudah diasinkan ditiriskan dan diperas dengan baik, semua bumbu cukup dicampurkan sekaligus, lalu kimchi difermentasi selama 1 hari pada suhu ruang agar bumbu meresap merata tanpa menghilangkan tekstur renyahnya.

Karena tidak perlu membuat bubur beras ketan atau menghaluskan banyak bahan, resep kimchi sawi putih ini cocok bagi Anda yang mencari cara membuat kimchi rumahan yang lebih sederhana.

⏱️ Waktu memasak: Sekitar 1 jam 50 menit
🍳 Tingkat kesulitan: ★★☆☆☆

✓ Bahan-Bahan

🥣 Bahan Utama

  • 1/2 buah sawi putih napa untuk kimchi (sekitar 1 kg)
  • 15 batang buchu (kucai Korea)

🧂 Bumbu & Saus

  • 2 sdm penuh garam kasar
  • 3 sdm doenjang (pasta kedelai fermentasi Korea)
  • 4 sdm saus ikan teri
  • 1 sdm bawang putih cincang
  • 1/2 sdm jahe cincang
  • 6 sdm gochugaru (bubuk cabai Korea)
  • 1 sdm gula
  • 200 ml jus apel

    (Patokan takaran: 1 sdm = 15 ml, 1 sdt = 5 ml, 1 gelas kertas = 180 ml)

✓ Cara Membuat Kimchi Sawi Putih

  1. Siapkan bahan: Potong 1/2 buah sawi putih menjadi bentuk kotak dengan ukuran sekitar 2–3 cm. Potong 15 batang buchu menjadi panjang sekitar 2 cm.
  2. Asinkan sawi putih: Masukkan sawi yang sudah dipotong ke dalam mangkuk besar, lalu taburkan 2 sdm penuh garam kasar dan aduk hingga merata. Diamkan minimal 1 jam 30 menit. Jika diberi beban di atasnya, proses pengasinan dapat berlangsung lebih cepat. Balik dan aduk sawi 2–3 kali selama proses agar garam meresap secara merata.
  3. Bilas dan keluarkan airnya: Bilas sawi yang sudah diasinkan secara ringan dengan air bersih, lalu peras kuat menggunakan kedua tangan untuk membuang sebanyak mungkin air.
  4. Campurkan bumbu: Masukkan sawi yang sudah diperas ke dalam mangkuk. Tambahkan 15 batang buchu yang telah dipotong, 3 sdm doenjang, 4 sdm saus ikan teri, 1 sdm bawang putih cincang, 1/2 sdm jahe cincang, 6 sdm gochugaru, 1 sdm gula, dan 200 ml jus apel. Aduk hingga seluruh sawi terlapisi bumbu secara merata.
  5. Simpan dan fermentasikan: Masukkan kimchi berbumbu ke dalam kantong ziplock sambil mengeluarkan udara sebanyak mungkin, lalu tutup rapat. Fermentasikan selama 1 hari pada suhu ruang.

✓ Tips Agar Tidak Gagal

  • Peras air dari sawi dengan baik: Jika air dari sawi yang sudah diasinkan tidak dikeluarkan dengan cukup baik, jus apel dan cairan dari sayuran akan mengencerkan bumbu sehingga rasanya menjadi lebih hambar. Peras sawi dengan kedua tangan hingga tidak banyak air yang tersisa.
  • Balik sawi selama proses pengasinan: Jika sawi dibiarkan tanpa dibalik selama 1 jam 30 menit, bagian bawah bisa menjadi lebih asin daripada bagian atas. Balik dan aduk 2–3 kali agar air garam menyentuh seluruh bagian secara merata.

✓ Tips Penyajian

  • Setelah difermentasi selama 1 hari pada suhu ruang, simpan kimchi di lemari pendingin. Rasa gurih dari doenjang dan manis lembut dari jus apel akan terasa lebih seimbang saat dinikmati dingin.
  • Sajikan bersama suyuk atau samgyeopsal panggang. Rasa doenjang yang dalam dan tekstur renyah sawi membantu menyeimbangkan rasa daging yang berlemak.
  • Letakkan kimchi yang sudah cukup matang di atas nasi putih hangat dan tambahkan telur mata sapi untuk membuat hidangan sederhana yang tetap mengenyangkan.

✓ Cara Memilih Sawi Putih yang Baik

  • Kondisi dan warna daun: Pilih sawi dengan daun luar berwarna hijau tua dan daun bagian dalam berwarna kuning cerah. Daunnya sebaiknya terlihat segar, tidak layu, dan tidak kering.
  • Kepadatan dan berat: Pilih sawi yang terasa berat saat diangkat dengan kedua tangan, dengan susunan daun yang rapat dan terasa padat saat ditekan.
  • Bagian pangkal: Bagian potongan pangkal sebaiknya berwarna putih bersih, padat, dan tidak lembek.

✓ Kandungan Gizi Baechu Kimchi per 100 g

Zat GiziJumlah per 100 g
Kalori38.00 kcal
Karbohidrat6.49 g
Protein1.98 g
Lemak0.43 g
Natrium551.00 mg

Acuan: Kimchi, baechu kimchi, per 100 g. Kandungan gizi sebenarnya dapat berbeda tergantung varietas, bagian bahan, produk, dan kondisi pengolahan.
Sumber: Basis Data Komposisi Gizi Pangan Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea – Bahan Pangan Mentah

✓ Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q1. Mengapa terlalu banyak cairan muncul setelah kimchi dibumbui?
Hal ini biasanya terjadi karena sawi yang sudah diasinkan belum diperas dengan cukup kuat setelah dibilas. Pegang sawi sedikit demi sedikit dan peras hingga hampir tidak ada air yang menetes sebelum menambahkan bumbu.

Kimchi sawi putih ala Yano Shiho yang dibuat sesuai resep ini tetap terasa gurih meskipun tidak menggunakan bubur beras ketan. Doenjang memberikan rasa umami yang dalam, sementara jus apel menambahkan rasa manis lembut dan segar. Setelah sawi diasinkan selama 1 jam 30 menit, diperas dengan baik, lalu dicampur dengan bumbu, teksturnya tetap renyah dan setelah difermentasi 1 hari pada suhu ruang, rasa bumbunya menjadi lebih merata.

Jika proses membuat kimchi terasa terlalu rumit atau Anda ingin mencoba resep kimchi sawi putih tanpa bubur beras ketan, resep ini bisa menjadi pilihan praktis. Kombinasi jus apel dan doenjang memberikan karakter rasa yang berbeda, dan kimchi ini cocok disajikan bersama suyuk, samgyeopsal, maupun nasi putih hangat.

Simpan atau tandai resep ini agar mudah ditemukan kembali, dan bagikan kepada teman atau keluarga yang mungkin ingin mencobanya.

Saya akan terus membagikan resep praktis dan informasi memasak yang mudah diikuti. 😊
Jika ada hidangan atau resep lain yang ingin Anda lihat, silakan tuliskan di kolom komentar. 😊

Tinggalkan komentar