Saat membuat makarel rebus ala Jepang dengan doenjang, penting untuk mengurangi aroma amis ikan sekaligus menjaga agar daging makarel tidak mudah hancur selama dimasak.
Kunci resep Saba no Misoni ini adalah merebus makarel sebentar selama 3 detik, membersihkannya perlahan dalam air dingin, lalu memasaknya dalam saus dari Cheongha, mirin, gula, dan doenjang selama 8 menit dengan api sedang. Selama proses memasak, makarel ditutup dengan otoshibuta dari kertas baking dan terus disiram dengan saus hingga cairannya tersisa sekitar 1/3 dari jumlah awal. Terakhir, tambahkan 1 sdt cuka dan didihkan sekali lagi agar rasa doenjang yang manis-gurih berpadu dengan daging makarel yang lembut.
⏱️ Waktu memasak: 25 menit
🍳 Tingkat kesulitan: ★★☆☆☆
✓ Bahan-Bahan (Untuk 1 Porsi)
🥣 Bahan Utama
- Makarel 1/2 ekor
- Jahe 10 g
- Daun bawang 1/4 batang
🧂 Bumbu & Saus
- Cheongha 100 ml
- Mirin 100 ml
- Gula 1 sdm
- Doenjang (pasta kedelai fermentasi Korea) 80 g
- Cuka 1 sdt (Panduan takaran: 1 sdm = 15 ml, 1 sdt = 5 ml, 1 gelas kertas = 180 ml)
✓ Cara Membuat Saba no Misoni
- Siapkan jahe dan daun bawang: Bagi 10 g jahe menjadi dua. Iris tipis satu bagian untuk dimasak bersama saus, lalu iris bagian lainnya menjadi bentuk korek api tipis untuk digunakan sebagai garnish. Potong 1/4 batang daun bawang sepanjang sekitar 3 cm.
- Beri sayatan pada makarel: Potong kembali 1/2 ekor makarel menjadi 2 bagian, lalu buat sayatan berbentuk X pada bagian kulitnya.
- Blansir dan bersihkan makarel: Masukkan makarel ke dalam air mendidih selama 3 detik, lalu segera pindahkan ke air dingin. Bersihkan perlahan agar daging tidak hancur sambil menghilangkan kotoran pada permukaannya, kemudian keringkan dengan tisu dapur.
- Buat saus doenjang: Masukkan 100 ml Cheongha, 100 ml mirin, 1 sdm gula, dan 80 g doenjang ke dalam wajan. Aduk hingga doenjang larut dan tercampur merata.
- Tambahkan jahe dan didihkan: Masukkan irisan jahe ke dalam saus, lalu panaskan dengan api sedang hingga mendidih.
- Masukkan makarel dan daun bawang: Setelah saus mulai mendidih, masukkan potongan makarel dengan bagian kulit menghadap ke atas dan pastikan tidak saling bertumpuk. Tambahkan daun bawang yang sudah dipotong.
- Masak dengan otoshibuta selama 8 menit: Tutupi makarel dengan kertas baking sebagai otoshibuta, lalu masak perlahan dengan api sedang selama 8 menit. Jika uap mulai keluar dari sela-sela kertas, berarti penutup sudah menempel dengan baik pada permukaan saus.
- Siram saus hingga mengental: Terus siramkan saus ke atas makarel menggunakan sendok sambil memasaknya hingga cairan tersisa sekitar 1/3 dari jumlah awal.
- Tambahkan cuka: Masukkan 1 sdt cuka. Setelah saus kembali mendidih sekali, matikan api.
- Sajikan: Tata makarel dan daun bawang di atas piring. Siram dengan saus doenjang secukupnya, lalu tambahkan irisan jahe tipis sebagai garnish.
✓ Tips Agar Tidak Gagal
- Jika daging makarel mudah hancur: Setelah diblansir selama 3 detik, daging makarel menjadi lebih lembut. Jangan menggosoknya terlalu kuat saat membersihkan dalam air dingin karena bentuknya mudah rusak. Cukup bersihkan perlahan untuk menghilangkan kotoran, kemudian keringkan dengan tisu dapur.
- Jika bumbu tidak meresap merata: Buat sayatan berbentuk X pada bagian kulit makarel, lalu susun ikan dengan kulit menghadap ke atas tanpa saling bertumpuk. Saat saus mulai berkurang, siramkan berulang kali ke atas makarel agar bumbunya melapisi ikan secara merata.
✓ Tips Penyajian
- Sajikan daging makarel yang lembut di atas nasi putih hangat dengan sedikit saus doenjang yang sudah mengental. Perpaduan rasa manis dan gurihnya cocok dinikmati bersama nasi.
- Irisan jahe segar yang ditambahkan sebagai garnish memberikan aroma jahe yang lebih ringan di antara cita rasa doenjang yang kuat.
✓ Cara Memilih Makarel yang Baik
- Warna kulit dan pola: Pilih makarel dengan pola bergelombang biru kehijauan yang terlihat jelas di bagian punggung dan permukaan yang memiliki kilap alami. Bagian perut sebaiknya berwarna putih keperakan yang cerah.
- Kekenyalan daging: Pilih makarel dengan tubuh yang padat dan tidak lembek. Saat ditekan perlahan dengan jari, daging sebaiknya terasa elastis.
✓ Kandungan Gizi Makarel per 100 g
| Kandungan Gizi | Jumlah per 100 g |
|---|---|
| Kalori | 183.00 kcal |
| Karbohidrat | 0.00 g |
| Protein | 20.20 g |
| Lemak | 10.40 g |
| Natrium | 75.00 mg |
Data berdasarkan 100 g makarel mentah. Kandungan gizi sebenarnya dapat berbeda tergantung jenis, bagian, produk, dan kondisi pengolahan.
Sumber: Basis Data Kandungan Gizi Pangan Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea – Bahan Pangan Mentah
✓ Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q1. Mengapa makarel perlu diblansir selama 3 detik saat membuat Saba no Misoni?
Makarel diblansir singkat selama 3 detik lalu dibersihkan perlahan dalam air dingin untuk menghilangkan kotoran pada permukaannya. Proses ini membantu membersihkan minyak, darah, dan bagian licin yang dapat menyebabkan aroma amis.
Q2. Mengapa daging makarel mudah hancur saat dimasak?
Daging makarel yang sudah diblansir menjadi lebih lembut sehingga dapat mudah hancur jika digosok terlalu kuat dalam air dingin. Bersihkan perlahan, keringkan, lalu susun tanpa saling bertumpuk dan siramkan saus dari atas selama proses memasak.
Q3. Apakah Saba no Misoni bisa dibuat dengan makarel asin?
Untuk resep ini, sebaiknya gunakan makarel yang tidak diasinkan. Siapkan 1/2 ekor makarel tanpa bumbu tambahan agar rasa saus doenjang tetap seimbang.
Saba no Misoni yang sudah matang memiliki cita rasa doenjang yang kaya dengan perpaduan manis dan gurih dari Cheongha, mirin, dan gula. Makarel yang diblansir sebentar lalu dimasak perlahan tetap lembut tanpa mudah kehilangan bentuk. Ketika saus berkurang hingga sekitar 1/3, saus doenjang melapisi permukaan ikan dengan kilap yang menggugah selera. Aroma segar jahe juga membantu menyeimbangkan rasa doenjang yang kuat. Tambahan 1 sdt cuka di akhir memberikan sedikit rasa segar di antara rasa manis dari doenjang dan gula sehingga keseluruhan rasanya lebih seimbang.
Perpaduan nasi putih hangat, daging makarel yang lembut, dan sedikit saus doenjang sangat cocok dinikmati bersama. Saus gurihnya menyatu dengan nasi, sementara irisan jahe memberikan aroma segar di setiap beberapa suapan.
Jika ingin membuat makarel saus doenjang ala Jepang di rumah, cobalah resep Saba no Misoni ini dengan memblansir makarel sebentar terlebih dahulu, lalu memasaknya perlahan dengan otoshibuta di atas api sedang. Saus doenjang yang kaya dan daging ikan yang lembut membuat hidangan ini cocok disajikan sebagai lauk bersama nasi.
Jika resep ini bermanfaat, simpan atau tandai resep ini agar mudah ditemukan kembali dan bagikan kepada orang lain yang juga menyukai masakan Jepang.
Kami akan terus menghadirkan resep lezat yang mudah diikuti serta informasi memasak yang praktis. 😊
Jika ada hidangan yang ingin Anda pelajari atau resep yang ingin dibahas berikutnya, silakan tinggalkan komentar. 😊
※ Resep ini dibuat setelah mencoba langsung resep yang diperkenalkan oleh kanal YouTube ‘일식예보’, lalu ditulis berdasarkan proses memasak dan hasilnya.