Ini adalah resep dari aktor Korea Ryu Soo-young. Kunci dari resep doenjang jjigae dengan chadolbaegi ala Ryu Soo-young adalah mencampurkan 3 sdm penuh doenjang dengan 1 sdm penuh ssamjang ke dalam 1 L air dengan rasio 3:1, merebus sayuran selama 10 menit, lalu memasukkan chadolbaegi hanya selama 3 menit pada tahap terakhir.
Tanpa perlu membuat kaldu ikan teri secara terpisah, kentang, bawang bombai, aehobak, dan daun bawang direbus terlebih dahulu agar rasanya keluar ke dalam kuah. Setelah itu, 1/2 sdm cuka ditambahkan untuk membantu membuat rasa kuah terasa lebih bersih dan tidak terlalu berat.
Terakhir, masukkan 200 g chadolbaegi (irisan tipis brisket sapi berlemak ala Korea), tahu, dan cabai Cheongyang, lalu rebus sebentar. Cara ini menjaga daging tetap lembut sekaligus membuat rasa gurih dari lemak sapi menyatu dengan kuah doenjang. Dengan rasa doenjang yang kaya, cabai yang sedikit pedas, dan chadolbaegi yang lembut, hidangan rumahan Korea ini bisa selesai dalam sekitar 20 menit.
⏱️ Waktu memasak: sekitar 20 menit
🍳 Tingkat kesulitan: ★☆☆☆☆
✓ Bahan-Bahan
🥣 Bahan Utama
- Chadolbaegi 200 g
- Kentang 1 buah
- Bawang bombai 1 buah
- Aehobak (zucchini Korea) 1/3 buah
- Daun bawang 1 batang
- Tahu 1/2 blok
- Cabai Cheongyang 3 buah
🧂 Bumbu & Saus
- Air 1 L
- Bawang putih cincang 1 sdm
- Garam kasar 1/5 sdm
- Doenjang, penuh 3 sdm
- Ssamjang, penuh 1 sdm
- Cuka 1/2 sdm (Patokan takaran: 1 sdm = 15 ml, 1 sdt = 5 ml, 1 gelas kertas = 180 ml)
✓ Cara Membuat Doenjang Jjigae dengan Chadolbaegi
- Siapkan bahan: Potong 1 kentang, 1 bawang bombai, dan 1/3 aehobak menjadi potongan kira-kira sebesar satu ruas ibu jari. Potong 1 batang daun bawang sepanjang 1 cm, iris 3 cabai Cheongyang, lalu potong 1/2 blok tahu dengan ketebalan sekitar 0,5 cm.
- Rebus sayuran bersama bumbu: Tuangkan 1 L air ke dalam panci. Masukkan kentang, bawang bombai, aehobak, daun bawang, 1 sdm bawang putih cincang, 1/5 sdm garam kasar, 3 sdm penuh doenjang, dan 1 sdm penuh ssamjang. Didihkan dengan api besar.
- Tambahkan cuka dan keluarkan rasa sayuran: Setelah kuah mendidih kuat, turunkan ke api sedang dan tambahkan 1/2 sdm cuka. Tutup panci lalu rebus selama 10 menit agar rasa sayuran keluar dan menyatu ke dalam kuah.
- Masukkan chadolbaegi dan tahu: Tambahkan 200 g chadolbaegi, 1/2 blok tahu yang sudah dipotong, dan cabai Cheongyang. Masak dengan api besar hingga kembali mendidih, lalu tutup panci, turunkan ke api sedang, dan rebus selama 3 menit hingga matang.
✓ Tips Agar Tidak Gagal
- Masukkan chadolbaegi pada tahap terakhir dan jangan terlalu lama memasaknya: Jika irisan chadolbaegi yang tipis dimasak sejak awal bersama sayuran, daging dapat menjadi keras dan terlalu banyak lemak akan keluar ke dalam kuah. Rebus sayuran selama 10 menit terlebih dahulu, lalu masukkan daging pada tahap terakhir dan masak hanya 3 menit dengan api sedang agar teksturnya tetap lembut dan rasa gurihnya menyatu dengan kuah.
- Tambahkan cuka pada saat yang tepat dan rebus sayuran selama 10 menit: Sedikit cuka ditambahkan setelah kuah mendidih untuk membantu membuat rasa doenjang terasa lebih bersih dan tidak terlalu berat. Masukkan 1/2 sdm cuka saat kuah mendidih, lalu tutup dan masak selama 10 menit dengan api sedang agar rasa sayuran dan bumbu keluar dengan baik meskipun tanpa kaldu terpisah.
✓ Tips Penyajian
- Sajikan kentang yang empuk, tahu lembut, dan chadolbaegi di atas nasi putih hangat, lalu tuangkan 2–3 sendok kuah doenjang di atasnya dan campur perlahan.
- Nikmati bersama baechu-kimchi yang renyah atau geotjeori, kimchi segar berbumbu, untuk menyeimbangkan rasa gurih dari chadolbaegi.
- Jika masih ada kuah tersisa, tambahkan nasi dan didihkan sekali lagi hingga sedikit mengental untuk menikmatinya sebagai doenjang sulbap, hidangan nasi berkuah doenjang ala Korea.
✓ Cara Memilih Chadolbaegi yang Baik
- Warna dan kilap daging: Pilih daging dengan warna merah cerah dan permukaan yang tidak kering serta memiliki sedikit kilap lembap.
- Warna dan distribusi lemak: Pilih lemak berwarna putih susu, bertekstur padat, dan tersebar cukup merata mengikuti serat daging.
- Serat daging: Pilih daging dengan serat pada bagian potongan yang halus, tidak kasar, dan terasa cukup kenyal saat disentuh.
✓ Kandungan Gizi Chadolbaegi per 100 g
| Kandungan Gizi | Jumlah per 100 g |
|---|---|
| Kalori | 408.00 kcal |
| Karbohidrat | 0.00 g |
| Protein | 16.45 g |
| Lemak | 35.94 g |
| Natrium | 66.00 mg |
Data berdasarkan daging sapi Hanwoo kelas 1, bagian brisket chadolbaegi, mentah, per 100 g. Nilai gizi sebenarnya dapat berbeda tergantung jenis sapi, bagian daging, produk, dan kondisi setelah dimasak.
Sumber: Basis Data Kandungan Gizi Pangan Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea
✓ Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q1. Mengapa chadolbaegi dimasukkan pada tahap terakhir, bukan sejak awal?
Chadolbaegi diiris sangat tipis, sehingga jika direbus terlalu lama sejak awal, daging bisa menjadi keras dan terlalu banyak lemak keluar ke dalam kuah. Rebus sayuran terlebih dahulu selama 10 menit, lalu masukkan chadolbaegi dan masak hanya 3 menit agar teksturnya tetap lembut.
Q2. Mengapa doenjang jjigae bisa terasa terlalu berat atau terlalu asin?
Hal ini dapat terjadi jika jumlah air terlalu sedikit dibandingkan doenjang atau kuah direbus terlalu lama dengan api besar hingga banyak menguap. Gunakan rasio 1 L air dengan 3 sdm penuh doenjang dan 1 sdm penuh ssamjang, lalu tambahkan 1/2 sdm cuka sesuai resep untuk menjaga keseimbangan rasanya.
Q3. Apakah menambahkan cuka membuat doenjang jjigae terasa asam?
Dalam resep ini hanya digunakan 1/2 sdm cuka dan ditambahkan saat kuah sedang mendidih. Setelah direbus bersama sayuran, rasa asamnya tidak terlalu menonjol dan membantu membuat cita rasa kuah terasa lebih bersih.
Dengan melarutkan doenjang dan ssamjang dalam rasio 3:1 ke dalam 1 L air lalu merebus sayuran selama 10 menit, kuah tetap terasa gurih dan kaya meskipun tanpa membuat kaldu secara terpisah. Tambahan 1/2 sdm cuka membuat rasa doenjang tidak terasa terlalu berat dan tetap menyatu dengan kentang, aehobak, serta tahu.
Chadolbaegi yang dimasukkan pada tahap terakhir dan dimasak hanya selama 3 menit tetap terasa lembut, sementara lemak dan aroma dagingnya memberikan rasa gurih tambahan pada kuah. Hidangan ini sangat cocok dinikmati bersama nasi putih hangat.
Jika mengikuti tiga poin utama—rasio doenjang dan ssamjang 3:1, merebus sayuran selama 10 menit, dan memasak chadolbaegi selama 3 menit—doenjang jjigae ala Ryu Soo-young dapat menghasilkan kuah yang kaya tetapi tetap terasa bersih dan seimbang. Resep ini cocok saat Anda ingin membuat doenjang jjigae dengan chadolbaegi yang praktis tanpa perlu menyiapkan kaldu terpisah.
Simpan atau tandai resep ini agar mudah ditemukan kembali, dan bagikan kepada teman yang menyukai masakan Korea.
Saya akan terus membagikan resep lezat yang mudah diikuti serta informasi memasak yang praktis. 😊
Jika ada hidangan atau resep yang ingin Anda lihat berikutnya, silakan tinggalkan komentar. 😊